NUSANEWS.CO.ID -SAMARINDA. Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di lingkungan RSUD Atma Husada Mahakam saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Jumat (29/5). Tahun ini, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tersebut menyembelih delapan ekor sapi dan satu ekor kambing yang berasal dari partisipasi para pegawai rumah sakit.
Kegiatan kurban di RSUD Atma Husada Mahakam bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarpegawai lintas profesi dan lintas agama. Seluruh proses dikelola oleh Rohani Islam (Rohis) rumah sakit dengan melibatkan sekitar 50 orang panitia dari berbagai unsur pegawai.
Direktur RSUD Atma Husada Mahakam, dr Indah Puspitasari, mengatakan semangat gotong royong menjadi nilai utama dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
“Teman-teman muslim bersama-sama melaksanakan sunnah muakkad ini walaupun bukan kewajiban. Yang membanggakan, bukan hanya pegawai muslim saja yang terlibat, tetapi teman-teman nonmuslim juga ikut membantu dan mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Daging kurban nantinya dibagikan kepada masyarakat di sekitar rumah sakit atau ring satu dan ring dua, termasuk sejumlah yayasan yang selama ini turut mendampingi dan merawat pasien.
“Kami juga berbagi ke yayasan-yayasan yang selama ini bekerja sama dan merawat pasien kami. Harapannya, semua bisa merasakan makna Hari Raya Iduladha bersama-sama,” tambahnya.
Menurut dr Indah, profesionalisme panitia dari tahun ke tahun terus meningkat. Selain keterampilan yang semakin baik, penggunaan alat penjagal sapi modern juga membantu proses penyembelihan menjadi lebih cepat dan aman. Jika tahun lalu rumah sakit hanya memiliki satu alat penjagal, kini jumlahnya bertambah menjadi dua unit.
“Perubahan baik selalu ada setiap tahun. Panitia semakin profesional dalam memperlakukan hewan kurban, sehingga prosesnya lebih cepat, lebih tertib, dan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan terhadap hewan,” jelasnya.
Wakil Direktur Penunjang dan Diklat RSUD Atma Husada Mahakam, Bero Utomo menambahkan, dalam proses penyembelihan, sempat terjadi insiden kecil ketika sapi kedua tiba-tiba meloncat sesaat sebelum dipotong. Namun berkat kesiapan dan pengalaman panitia, situasi dapat segera dikendalikan tanpa menimbulkan kendala berarti.
“Ada sedikit drama tadi, sapi kedua sempat loncat. Tapi karena panitia sudah semakin profesional, semuanya bisa cepat diatasi,” katanya sambil tersenyum.
Meski pelaksanaan kurban berlangsung meriah, pelayanan rumah sakit tetap berjalan normal. Aktivitas medis dan pelayanan pasien di RSUD Atma Husada Mahakam tetap beroperasi seperti biasa demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Melalui kegiatan kurban ini, keluarga besar RSUD Atma Husada Mahakam berharap nilai ibadah, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang terjalin dapat membawa keberkahan bagi seluruh pegawai maupun masyarakat penerima manfaat.
“Semoga ini menjadi bagian dari ibadah kami dan diterima oleh Allah SWT,” tutupnya. (mei)












