KALTIMKesehatanUtama

RSUD IA Moeis Matangkan Layanan PICU, Fokus pada Kompetensi Tenaga Medis

NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. RSUD IA Moeis terus mematangkan rencana pembukaan layanan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dengan memperkuat kapasitas tenaga medis melalui pelatihan intensif keperawatan anak kritis.

Kegiatan in house training yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi bagian penting dari transformasi layanan kesehatan anak di rumah sakit milik Pemerintah Kota Samarinda tersebut, khususnya dalam menangani pasien dengan kondisi kritis.

Direktur RSUD IA Moeis, Ossa Rafshodia, menekankan bahwa pengembangan layanan tidak hanya berhenti pada penambahan fasilitas, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, kesiapan tenaga kesehatan menjadi faktor utama dalam memastikan layanan PICU dapat berjalan optimal sejak awal dioperasikan.

“Penguatan kompetensi dokter, perawat, dan bidan menjadi prioritas kami, agar pelayanan intensif yang diberikan benar-benar sesuai standar dan mampu menjawab kebutuhan pasien,” ujarnya.

Seiring dengan rencana tersebut, kapasitas ruang PICU juga mengalami peningkatan signifikan. Dari sebelumnya hanya tersedia tiga tempat tidur, kini akan diperluas menjadi tujuh tempat tidur yang ditempatkan di gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang baru.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang lebih komprehensif, terutama bagi pasien anak yang membutuhkan penanganan intensif dan berkelanjutan.

Ketua panitia pelatihan, Nur Rinda, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis dan klinis dalam menangani kasus anak kritis, mulai dari tahap dasar hingga lanjutan.

Pelatihan tersebut diikuti oleh puluhan tenaga keperawatan dari berbagai unit, termasuk ICU, HCU, dan NICU, serta melibatkan perawat yang masih dalam masa orientasi.

“Ini menjadi fondasi penting sebelum layanan PICU benar-benar dibuka. Kami ingin memastikan seluruh tim memiliki kesiapan yang merata,” jelasnya.

Ia menambahkan, materi pelatihan disampaikan langsung oleh dokter spesialis anak serta tenaga kesehatan berpengalaman di lingkungan RSUD IA Moeis, sehingga peserta mendapatkan pembelajaran yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Hingga saat ini, layanan PICU memang belum tersedia di RSUD IA Moeis. Namun, dengan berbagai persiapan yang tengah dilakukan, unit tersebut ditargetkan segera hadir sebagai layanan baru yang memperkuat sistem rujukan dan penanganan pasien anak di Kalimantan Timur.

Dengan kombinasi antara peningkatan fasilitas dan penguatan kompetensi tenaga medis, RSUD IA Moeis berharap mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi pasien anak yang membutuhkan perawatan intensif. (adv/mei)