NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. Prof. Abdunnur resmi menyerahkan berkas pencalonan sebagai bakal calon rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 pada hari terakhir masa pendaftaran, Selasa (12/5). Kehadirannya bersama tim pendukung menarik perhatian civitas akademika yang memadati lokasi pendaftaran.
Dalam proses pendaftaran tersebut, Abdunnur menyampaikan optimismenya untuk kembali memimpin Unmul. Ia mengaku mendapat dukungan besar dari anggota senat kampus menjelang tahapan pemilihan rektor.
“Dukungan dan kebersamaan yang diberikan menjadi energi bagi kami untuk melanjutkan pembangunan Unmul ke depan,” ujarnya kepada awak media.
Menurut Abdunnur, dukungan yang telah terkumpul mencapai sekitar 81 suara senat, baik melalui komunikasi langsung maupun dukungan tertulis. Ia menilai hal tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi proses pemilihan rektor yang masih akan berlangsung beberapa bulan ke depan.
Ia juga menyoroti sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya, terutama dalam peningkatan mutu akademik. Salah satu yang paling menonjol adalah bertambahnya jumlah program studi berakreditasi unggul di lingkungan Unmul.
“Beberapa tahun lalu belum ada prodi dengan akreditasi unggul. Sekarang lebih dari separuh program studi sudah meraih status unggul,” katanya.
Selain itu, Abdunnur menyebut program internasionalisasi kampus terus menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah program studi telah memperoleh pengakuan internasional, sementara belasan lainnya masih menunggu hasil penilaian lembaga akreditasi internasional.
Ia berharap penguatan kualitas akademik tersebut dapat menjadikan Unmul semakin kompetitif, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.
Dalam kesempatan yang sama, Abdunnur menegaskan pentingnya menjaga independensi perguruan tinggi dalam pelaksanaan pemilihan rektor. Menurutnya, seluruh tahapan Pilrek harus berjalan sesuai mekanisme akademik tanpa intervensi pihak luar.
“Kampus memiliki tata kelola dan etika sendiri. Semua pihak perlu menghormati proses demokrasi akademik yang sedang berjalan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unmul 2026, Prof. Mustofa Agung Sarjono, mengatakan hingga penutupan pendaftaran pada Selasa malam terdapat lima bakal calon rektor yang telah menyerahkan dokumen pencalonan.
Panitia selanjutnya akan memasuki tahapan verifikasi administrasi pada 13–20 Mei 2026. Setelah itu dibuka masa sanggah dan perbaikan dokumen sebelum nama bakal calon diserahkan kepada senat universitas.
Sesuai jadwal, penyampaian visi dan misi calon rektor akan digelar dalam rapat senat terbuka pada 10 Juni 2026. Pada hari yang sama, senat akan memilih tiga kandidat terbaik untuk kemudian diajukan ke kementerian sebelum pemilihan rektor dilaksanakan pada 21 Juli 2026. (mei)












