KALTIMNusantaraUtama

PTA Samarinda Award, Dorong Peningkatan Kinerja dan Inovasi Layanan Peradilan Agama

NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda menggelar ajang penghargaan “PTA Samarinda Award” yang berlangsung di Aula Kantor Pengadilan Tinggi Agama Samarinda, Kamis (9/4). Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan dan perwakilan satuan kerja Pengadilan Agama se-Kalimantan Timur.

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda, Lilik Muliani, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada satuan kerja yang menunjukkan kinerja terbaik, inovasi pelayanan, serta komitmen tinggi terhadap integritas.

“PTA Award diselenggarakan sebagai upaya membangun budaya kerja yang kompetitif dan sehat di lingkungan peradilan agama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendorong peningkatan kualitas kinerja serta pelayanan kepada masyarakat. Melalui penghargaan ini, seluruh satuan kerja diharapkan terus berinovasi, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam ajang tersebut, Pengadilan Agama Kota Bontang berhasil meraih prestasi sebagai juara umum dengan memborong 8 penghargaan terbaik dari 8 kategori yang diperlombakan.

Menurutnya, manfaat nyata dari ajang ini adalah meningkatnya kualitas layanan peradilan. Dengan adanya penghargaan, setiap satuan kerja akan terpacu memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel sehingga masyarakat pencari keadilan dapat merasakan dampak positif secara langsung.

Penilaian dalam PTA Samarinda Award dilakukan secara objektif dan terukur, meliputi berbagai aspek, seperti kinerja, kualitas putusan, inovasi pelayanan berbasis digital, kepatuhan administrasi, serta integritas aparatur. Indikator tersebut sejalan dengan kebijakan Mahkamah Agung Republik Indonesia dan didukung oleh sistem evaluasi triwulanan dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama.

Lilik menegaskan, penghargaan ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap ini bukan hanya seremoni, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat sebagai pengguna layanan. Satuan kerja harus terus mengembangkan inovasi agar pelayanan semakin cepat, efektif, dan akuntabel, disertai sikap yang santun,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mendorong seluruh satuan kerja untuk aktif mengedukasi masyarakat dalam bertransformasi ke layanan digital, seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik modern.

Dengan terselenggaranya PTA Samarinda Award, diharapkan seluruh jajaran peradilan agama di Kalimantan Timur semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik dan berintegritas tinggi demi terwujudnya keadilan yang berkualitas bagi masyarakat. (mei)