“Mulai hari ini kita mendirikan dapur umum untuk pemenuhan kebutuhan permakanan bagi warga terdampak kebakaran,” ujar Kepala Dinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Achmad Rasyidi, Jumat (27/2/2026) malam. Pendirian dapur umum tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Sosial Kabupaten Paser, Tagana Kaltim, serta perangkat desa setempat.
Pada hari pertama operasional, dapur umum menyiapkan sebanyak 370 porsi makanan untuk berbuka puasa. Tim juga menyiapkan makanan sahur bagi para penyintas dan memastikan layanan tetap berjalan selama beberapa hari ke depan, menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.


Sembari pelayanan dapur umum berlangsung, petugas lapangan terus melakukan pendataan dan kaji cepat guna mengidentifikasi kebutuhan mendesak lainnya, seperti sandang, perlengkapan bayi, hingga kebutuhan hunian sementara. Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu percikan petasan yang menyambar minyak di kios Bahan Bakar Minyak (BBM) milik warga. Api dengan cepat merembet ke bangunan lain yang mayoritas berbahan kayu, sehingga sulit dikendalikan.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berupaya memberikan bantuan dan memastikan kondisi para penyintas tetap terlayani dengan baik. (*/rif)












