KALTIMKesehatanPARIWARAUtama

RSUD IA Moeis Hadirkan Layanan Mamografi, Permudah Deteksi Dini Kanker Payudara

NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. Upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat terus dilakukan RSUD Inche Abdoel Moeis (IA Moeis) Samarinda. Kini, rumah sakit milik Pemerintah Kota Samarinda tersebut menghadirkan layanan mamografi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini.

Layanan baru ini didukung oleh alat mamografi bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang telah diterima RSUD IA Moeis pada April 2026. Setelah melalui tahapan instalasi perangkat serta pelatihan tenaga kesehatan, layanan tersebut kini resmi beroperasi dan siap melayani pasien.

Dokter Spesialis Radiologi RSUD IA Moeis, dr. Rizcka Febriasari, Sp.Rad, menjelaskan bahwa mamografi merupakan metode pemeriksaan menggunakan sinar-X dosis rendah untuk melihat kondisi jaringan payudara secara detail. Pemeriksaan ini mampu mendeteksi berbagai kelainan, termasuk tumor dan kanker payudara pada stadium awal.

Menurutnya, mamografi dapat dilakukan sebagai pemeriksaan diagnostik bagi pasien yang memiliki keluhan tertentu maupun sebagai skrining rutin bagi wanita yang tidak memiliki gejala.

“Untuk tujuan skrining, mamografi umumnya dianjurkan bagi perempuan berusia 40 tahun ke atas. Pemeriksaan ini sangat penting karena mampu menemukan kelainan yang belum dapat dirasakan melalui pemeriksaan fisik,” jelas dr. Rizcka.

Ia menambahkan, semakin dini kanker payudara ditemukan, semakin besar peluang pasien mendapatkan penanganan yang efektif dan mencapai kesembuhan.

Selama ini, kasus tumor payudara menjadi salah satu kasus yang cukup sering ditangani di RSUD IA Moeis. Kehadiran layanan mamografi diharapkan dapat mempercepat proses diagnosis sekaligus membantu dokter menentukan langkah penanganan yang lebih tepat.

Untuk memastikan kualitas layanan, RSUD IA Moeis juga telah membekali tenaga medis dan radiografer dengan pelatihan khusus yang dilaksanakan pada Mei 2026.

Radiografer RSUD IA Moeis, Sukma Zuliano Adi, mengatakan kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan layanan mamografi agar seluruh proses pemeriksaan berjalan sesuai standar keselamatan dan mutu pelayanan kesehatan.

“Dengan tersedianya layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh untuk mendapatkan pemeriksaan mamografi. Kami berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini semakin meningkat sehingga risiko komplikasi maupun kematian akibat kanker payudara dapat ditekan,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau untuk segera memeriksakan diri apabila menemukan gejala yang mengarah pada kelainan payudara, seperti munculnya benjolan pada payudara atau ketiak, perubahan bentuk dan ukuran payudara, puting yang tertarik ke dalam, keluarnya cairan atau darah dari puting, hingga perubahan tekstur kulit payudara yang menyerupai kulit jeruk.

Hadirnya layanan mamografi menjadi langkah penting RSUD IA Moeis dalam memperluas akses pemeriksaan kesehatan yang lebih modern dan komprehensif, sekaligus mendukung upaya pencegahan serta penanganan kanker payudara di Kota Samarinda dan sekitarnya. (adv/mei)