KALTIMKesehatanNusantaraUtama

Peduli Kabut Asap, Masker YJI Kaltim Ludes Dibagikan Kurang dari 30 Menit

NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA.  Sebanyak 250 masker yang dibagikan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kalimantan Timur kepada pengguna jalan di Samarinda ludes dalam waktu kurang dari 30 menit. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengendara dan pengguna jalan yang sengaja singgah untuk mendapatkan masker dan air mineral.

Aksi sosial tersebut digelar YJI Kaltim di Jalan Milono, tepat di depan Taman Samarendah, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap yang dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan.

Ketua YJI Kaltim, Hj Wahyu Seno Aji, bersama jajaran pengurus turun langsung membagikan masker dan air mineral kepada para pengguna jalan.

Menurut Wahyu, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian YJI Kaltim terhadap masyarakat yang beraktivitas di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak asap.

“Ini bentuk kepedulian YJI Kaltim terhadap kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang sedang melanda Kalimantan. Bukan hanya di Kaltim, tetapi juga wilayah Kalimantan lainnya, sehingga dampak asapnya sampai ke Kaltim, khususnya Samarinda,” ujarnya.

Selain membagikan masker, YJI Kaltim juga memberikan air mineral kepada masyarakat sebagai pengingat pentingnya menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih.

Wahyu mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat yang memiliki gangguan atau sensitivitas pada saluran pernapasan.

“Untuk menjaga kesehatan, minimal menggunakan masker dan banyak minum air putih. Kita juga harus meminimalkan kegiatan yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Ia menegaskan, persoalan kabut asap dan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

YJI Kaltim, kata Wahyu, berharap masyarakat dapat mengambil langkah sederhana untuk melindungi kesehatan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk.

“Kami berharap Kaltim tetap memiliki udara yang bersih, masyarakat sehat dan terbebas dari penyakit ISPA,” tuturnya.

Pembagian 250 masker yang habis dalam waktu kurang dari 30 menit menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap kondisi udara saat ini. Sejumlah pengguna jalan bahkan terlihat sengaja berhenti untuk menerima masker yang dibagikan pengurus YJI Kaltim.

Wahyu menambahkan, aksi sosial tersebut tidak akan berhenti pada kegiatan pembagian masker kali ini. YJI Kaltim berencana melaksanakan kegiatan serupa secara berkesinambungan dan menyasar daerah-daerah lain di Kalimantan Timur.

“Ini tidak hanya sampai di sini. Kami akan terus melakukan aksi secara berkesinambungan dan berkelanjutan, bahkan ke daerah-daerah lain di Kaltim,” ungkapnya.

Melalui aksi tersebut, YJI Kaltim mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan lingkungan. Selain menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih, masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk serta tidak melakukan kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. (*/lin)