NUSANEWS.CO.ID-SAMARINDA. Tahun 2025 menjadi catatan emas bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, putra-putri terbaik Kaltim berhasil menorehkan tujuh prestasi internasional dalam satu tahun penuh, sekaligus menandai kebangkitan daerah ini setelah 48 tahun tidak pernah meraih Juara Umum MTQ Nasional dan 13 tahun tanpa prestasi internasional.
Prestasi terbaru dipersembahkan oleh Jumarlin, qari muda binaan LPTQ Kaltim, yang berhasil meraih Juara 2 Internasional Cabang Tilawah Remaja pada ajang di Krosia. Kompetisi ini diikuti peserta dari 49 negara, menjadikan kemenangan Jumarlin bukan hanya kebanggaan masyarakat Kaltim, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Deretan Prestasi Internasional Sepanjang 2025, dimana capaian Jumarlin melengkapi rangkaian prestasi internasional yang diraih kafilah Kaltim tahun ini, antara lain:
Februari 2025 – Jakarta: Imrannukarim meraih Juara 1 Internasional Cabang Tilawah Dewasa, disusul Yasin Albar yang keluar sebagai 1 Juara Internasional Hafiz Qur’an 30 Juz.
Februari 2025: Muhammad Haikal Algifari menyabet Juara 1 Internasional Hafiz dan Tafsir Qur’an 30 Juz.
Agustus 2025 – Malaysia: Nurrahmiatin meraih Juara 2 Internasional MTQ dan Hafiz Qur’an.
September 2025 – Maroko: Ahmad Fadil memperoleh Juara 2 Internasional Tilawah dan Hafiz Qur’an 5 Juz.
September 2025 – Arab Saudi: Yadin Albar berhasil menembus Final Hafiz Qur’an 30 Juz.
September 2025 – Krosia: Jumarlin mempersembahkan Juara 2 Internasional Tilawah Remaja.
Rangkaian keberhasilan ini menunjukkan bahwa tahun 2025 benar-benar menjadi momentum kebangkitan Kaltim dalam pengembangan seni baca Al-Qur’an dan hafalan. Buah dari pembinaan intensif dan dukungan penuh Pemerintah. Capaian ini tidak lepas dari pembinaan intensif yang dilakukan LPTQ Kaltim di bawah arahan Sekretaris Daerah Kaltim selaku Ketua LPTQ, serta dukungan penuh Gubernur Kalimantan Timur dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
“Alhamdulillah, semua prestasi ini lahir dari proses panjang pembinaan yang konsisten. Kami tidak pernah berhenti membina para qari, qariah, hafiz, dan mufassir dengan intensif, agar mereka mampu tampil sebagai yang terbaik, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Terimakasih juga Ibu Sekda Provinsi Kaltim selaku Ketua LPTQ yang sangat mendukungd an support dalams egala hal,” ujar Kepala Biro Kesra Setprov Kaltim, Hj Dasmiah.
Ia menambahkan, kemenangan ini menjadi bukti bahwa Kalimantan Timur kini mampu kembali diperhitungkan di bidang pengembangan Al-Qur’an. “Setelah 48 tahun kita tidak pernah meraih Juara Umum MTQ Nasional dan 13 tahun tidak pernah menorehkan prestasi internasional, akhirnya tahun ini Kaltim bangkit kembali. Ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga sejarah baru bagi daerah kita.” tambahnya.
Dengan deretan prestasi yang sudah ditorehkan, LPTQ Kaltim optimistis akan lahir lebih banyak lagi qari dan qariah berprestasi internasional di masa depan. Upaya pembinaan terus dilakukan secara berkesinambungan agar regenerasi tidak terputus. Tahun 2024 kebangkitan kaltim menjadi juara umum di MTQ nasional dan tahun 2025 kebangkitan Kaltim di ajang Internasional sebagai dampak dari juara umum MTQ Nasional
“Kami berharap ada semakin banyak qari dan qariah Kaltim yang kelak menjadi juara internasional. Dengan dukungan penuh pemerintah dan masyarakat, insya Allah Kaltim akan terus melahirkan generasi Qur’ani yang membawa harum nama daerah, bangsa, dan agama,” pungkasnya.
Prestasi ketujuh gelaran internasional sepanjang 2025 ini menegaskan bahwa LPTQ Kaltim telah berhasil mencetak sejarah baru. Tidak hanya menorehkan catatan prestasi, tetapi juga menunjukkan arah baru kebangkitan Kalimantan Timur di bidang Musabaqah Tilawatil Qur’an, baik di kancah nasional maupun internasional.
Tahun Emas LPTQ Kaltim: Tujuh Prestasi Internasional Sepanjang 2025, Bukti Kebangkitan Setelah 48 Tahun
SAMARINDA. Tahun 2025 menjadi catatan emas bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, putra-putri terbaik Kaltim berhasil menorehkan tujuh prestasi internasional dalam satu tahun penuh, sekaligus menandai kebangkitan daerah ini setelah 48 tahun tidak pernah meraih Juara Umum MTQ Nasional dan 13 tahun tanpa prestasi internasional.
Prestasi terbaru dipersembahkan oleh Jumarlin, qari muda binaan LPTQ Kaltim, yang berhasil meraih Juara 2 Internasional Cabang Tilawah Remaja pada ajang KROSIA. Kompetisi ini diikuti peserta dari 49 negara, menjadikan kemenangan Jumarlin bukan hanya kebanggaan masyarakat Kaltim, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Deretan Prestasi Internasional Sepanjang 2025
Capaian Jumarlin melengkapi rangkaian prestasi internasional yang diraih kafilah Kaltim tahun ini, antara lain:
Februari 2025 – Jakarta: Imrannukarim meraih Juara 1 Internasional Cabang Tilawah Dewasa, disusul Yasin Albar yang keluar sebagai 1 Juara Internasional Hafiz Qur’an 30 Juz.
Februari 2025: Muhammad Haikal Algifari menyabet Juara 1 Internasional Hafiz dan Tafsir Qur’an 30 Juz.
Agustus 2025 – Malaysia: Nurrahmiatin meraih Juara 2 Internasional MTQ dan Hafiz Qur’an.
September 2025 – Maroko: Ahmad Fadil memperoleh Juara 2 Internasional Tilawah dan Hafiz Qur’an 5 Juz.
September 2025 – Arab Saudi: Yadin Albar berhasil menembus Final Hafiz Qur’an 30 Juz.
September 2025 – KROSIA: Jumarlin mempersembahkan Juara 2 Internasional Tilawah Remaja.
Rangkaian keberhasilan ini menunjukkan bahwa tahun 2025 benar-benar menjadi momentum kebangkitan Kaltim dalam pengembangan seni baca Al-Qur’an dan hafalan. Buah dari pembinaan intensif dan dukungan penuh Pemerintah. Capaian ini tidak lepas dari pembinaan intensif yang dilakukan LPTQ Kaltim di bawah arahan Sekretaris Daerah Kaltim selaku Ketua LPTQ, serta dukungan penuh Gubernur Kalimantan Timur dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
“Alhamdulillah, semua prestasi ini lahir dari proses panjang pembinaan yang konsisten. Kami tidak pernah berhenti membina para qari, qariah, hafiz, dan mufassir dengan intensif, agar mereka mampu tampil sebagai yang terbaik, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujar Kepala Biro Kesra Setprov Kaltim, Hj Dasmiah.
Ia menambahkan, kemenangan ini menjadi bukti bahwa Kalimantan Timur kini mampu kembali diperhitungkan di bidang pengembangan Al-Qur’an. “Setelah 48 tahun kita tidak pernah meraih Juara Umum MTQ Nasional dan 13 tahun tidak pernah menorehkan prestasi internasional, akhirnya tahun ini Kaltim bangkit kembali. Ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga sejarah baru bagi daerah kita.” tambahnya.
Dengan deretan prestasi yang sudah ditorehkan, LPTQ Kaltim optimistis akan lahir lebih banyak lagi qari dan qariah berprestasi internasional di masa depan. Upaya pembinaan terus dilakukan secara berkesinambungan agar regenerasi tidak terputus. Tahun 2024 kebangkitan kaltim mrnjadi juara umum di MTQ nasional dan tahun 2025 kebangkitan kaltim di ajanh internasional sbg dampak dr juara umum mtq nasional
“Kami berharap ada semakin banyak qari dan qariah Kaltim yang kelak menjadi juara internasional. Dengan dukungan penuh pemerintah dan masyarakat, insya Allah Kaltim akan terus melahirkan generasi Qur’ani yang membawa harum nama daerah, bangsa, dan agama,” pungkasnya.
Prestasi ketujuh gelaran internasional sepanjang 2025 ini menegaskan bahwa LPTQ Kaltim telah berhasil mencetak sejarah baru. Tidak hanya menorehkan catatan prestasi, tetapi juga menunjukkan arah baru kebangkitan Kalimantan Timur di bidang Musabaqah Tilawatil Qur’an, baik di kancah nasional maupun internasional. (ME)



















