KALTIM

Sosialisasikan Aksi Konvergensi untuk Tekan Angka Stunting
Mispoyo : Kami Ingin Daerah lain Meniru Kukar

NUSANEWS.CO.ID-SAMARINDA.  Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di seluruh kabupaten/kota. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Sosialisasi Pelaksanaan Aksi Konvergensi yang digelar di Ruang Rapat Repetada Bappeda Provinsi Kaltim, Rabu (16/7/2025).

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kaltim, Mispoyo menyampaikan bahwa pelaksanaan delapan aksi konvergensi menjadi kewajiban bersama pemerintah daerah. Ia berharap seluruh kabupaten/kota dapat menjalankannya dengan optimal demi menekan angka stunting di Kaltim.

“Aksi konvergensi ini wajib kita laksanakan. Kami berharap tahun ini pelaksanaannya lebih baik, dan prestasi kabupaten/kota yang tahun lalu sudah bagus bisa dipertahankan,” ujar Mispoyo.

Ia menyoroti keberhasilan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang berhasil menurunkan angka stunting ke 14,2 persen. Menurutnya, capaian tersebut menjadi loncatan besar dan patut dijadikan contoh oleh daerah lain.
“Alhamdulillah prevalensi stunting Kaltim tahun 2024 turun menjadi 22,2 persen dari sebelumnya 22,9 persen. Meski baru 0,7 persen, ini sudah menunjukkan arah yang positif. Kami ingin kabupaten/kota meniru lompatan seperti yang dilakukan Kukar,” tambahnya.

Aksi konvergensi yang selama ini terdiri dari delapan aksi, mulai dari analisis situasi hingga review kerja tahunan, akan disederhanakan menjadi empat aksi pada tahun depan. Meski demikian, penilaian tahun 2025 tetap akan mengacu pada delapan aksi yang dilaksanakan selama 2024.

Tenaga ahli Bappeda, Riyadi menambahkan bahwa kegiatan aksi konvergensi telah berjalan sejak 2020. Setiap kabupaten/kota wajib melaporkan progresnya secara daring, yang akan dijadikan dasar dalam penilaian kinerja oleh tim provinsi. “Masih ada daerah yang belum optimal dalam pelaporan dan pelaksanaan aksi. Harapan kami, tahun ini semua daerah sudah bisa menunjukkan kinerja yang baik,” ujarnya.

Pemprov Kaltim menekankan pentingnya dokumentasi yang lengkap sebagai bukti pelaksanaan aksi di masing-masing daerah. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mencapai target nasional penurunan stunting dan menciptakan generasi sehat dan unggul di masa depan. (krv/pt/diskmpkt/me)

What's your reaction?