Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menegaskan pentingnya pemahaman dan implementasi Rencana Strategis (Renstra) dalam pengarahan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ATR/BPN, Senin (08/12/2025). Arahan ini ditujukan kepada seluruh jajaran pusat hingga daerah sebagai bekal evaluasi akhir tahun dan penyusunan rencana kerja 2026.
Di hadapan 471 peserta Rakernas, Sekjen ATR/BPN mengingatkan bahwa Renstra sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 12 Tahun 2025 harus menjadi acuan utama dalam pertanggungjawaban kinerja. Renstra tersebut memuat 131 Indikator Kinerja Kegiatan (IKK), meliputi 13 IKK penataan ruang, 35 IKK pengelolaan pertanahan, serta 83 IKK dukungan manajemen.
Dalu Agung Darmawan juga meminta jajaran Kanwil BPN dan Kantor Pertanahan (Kantah) untuk memastikan evaluasi kinerja berjalan optimal, termasuk percepatan digitalisasi warkah dan penyiapan target hingga 2027. Ia menekankan bahwa kualitas layanan sangat dipengaruhi kepemimpinan yang kuat dan arah manajemen yang jelas.
“Momen Rakernas ini penting di akhir tahun. Pastikan laporan 2025 solid dan rencana 2026 sudah matang sehingga dapat langsung dijalankan,” ujarnya.
Rakernas ATR/BPN yang berlangsung 8–10 Desember 2025 ini mengusung tema “Transformasi Pelayanan Berintegritas untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik”. Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya turut memberikan pengarahan, dipandu Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi, Deni Santo. (*/dim/adv)
Biro Humas dan Protokol ATR/BPN
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
#Kantah Kabupaten Malinau




















