KALTIM

Sekda Kaltim: Ingatkan Kepala Daerah Dukung LPTQ

Balikpapan – Sekda Kaltim, yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an, Sri Wahyuni, mengingatkan, agar Pemkab/Pemkot se Kaltim untuk tidak ragu memberikan dukungan sepenuhnya kepada keberadaan dan kiprah LPTQ Kabupaten/Kota.

Pernyataan tersebut disampaikan pada saat membuka acara Sertifikasi Dewan Hakim MTQ/STQ yang diselenggarakan oleh LPTQ Kaltim, bekerjasama dengan Kementerian Agama RI, di Hotel Grand Tjokro, Balikpapan (17/1).

“Jangan sampai kehadiran LPTQ, karena ada MTQ atau STQ”. Artinya, keberadaan LPTQ harus nampak sepanjang tahun. Oleh karena itu, mulailah melakukan kerjasama dengan Majelis Taklim atau organisasi lain untuk membumikan Al-Qur’an di seluruh wilayah Kalimantan Timur, pungkas Sri Wahyuni.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Sertifikasi Dewan Hakim, yang juga sebagai Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, sekaligus sebagai Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, melaporkan, bahwa peserta Sertifikasi Dewan Hakim berjumlah 198 orang. Terdiri atas peserta yang mengikuti Sertifikasi dengan hadir secara langsung (offline) sebanyak 108 orang, sedangkan peserta yang mengikuti secara online sebanyak 90 orang.

Lebih lanjut, Dasmiah melaporkan, ada dua tujuan dilakanakannya sertifikasi dewan hakim. Pertama, untuk meningkatkan kompetensi para Dewan Hakim. Kedua, mempersiapkan Dewan Hakim yang kompeten dalam penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi, yang akan dilaksanakan di Sangatta, Kutai Timur pada tahun 2025.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam, Kementerian Agama, yang juga sebagai Sekretaris LPTQ Nasional, Ahmad Zayadi, dalam pengarahannya menyampaikan materi tentang “Arah Kebijakan LPTQ Nasional” menyampaikan informasi penting, bahwa Negara Indonesia pada tanggal 28 Januari – 2 Februari 2025 akan dilaksanakan MTQ Internasional, di Jakarta.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa pada tahap prakualifikasi diikuti oleh peserta dari 287 negara. Dari jumlah tersebut peserta dari 38 negara masuk grand final. Jumlah peserta yang akan mengikuti grand final sebanyak 60 orang.

Dari jumlah tersebut, 4 orang peserta dari Indonesia, dan dari 4 orang peserta asal Indonesia, 2 orang di antaranya dari Provinsi Kalimantan Timur.

Jauhar Efendi, selaku Wakil Ketua III LPTQ Provinsi Kaltim, melaporkan, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya, dua orang peserta dari Kaltim masing-masing adalah Imranul Karim, Juara 1 Tilawah Dewasa MTQ Nasional XXX Tahun 2024, asal Kabupaten Kutai Timur. Sedangkan yang kedua adalah Yasin Abrar, Juara 1 Tahfiz 30 juz MTQ Nasional XXX Tahun 2024, asal Kota Samarinda.

#MJE

What's your reaction?