KALTIMUtama

Peringati Hari Ibu, DP3A Kaltim Beri Motivasi WBP Lapas Perempuan Tenggarong
Dihadiri BKOW, Ibu Wakapolda, Ibu Kasrem dan Ogranisasi Wanita di Kaltim

NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. Dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) 2025, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kaltim melakukan rangkaian kegiatan mulai dari ziarah di Taman Makam Pahlawan hingga kunjungan ke Lapas Perempuan Tenggarong, Kamis (12/12/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala DP3A Kaltim, Soraya Noralita.

Peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menegaskan kembali pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa, termasuk para perempuan yang tengah menjalani masa pembinaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan, di mana Ibu Soraya bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ziarah ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan para pahlawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemerdekaan Indonesia. DP3A Kaltim menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan, terutama dalam memperjuangkan pemberdayaan perempuan di era modern.

Usai ziarah, rombongan melanjutkan kegiatan ke Lapas Perempuan Tenggarong yang dipimpin Kepala Lapas, Riva. Kunjungan ini juga dihadiri tokoh penting seperti  Ibu Wakapolda Kaltim, Kasrem, serta para pengurus BKOW Kaltim, termasuk Dr. Hj. Meiliana.

Dalam sambutannya, Kepala DP3A Kaltim menyampaikan pesan semangat kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Ia menegaskan bahwa proses pembinaan di Lapas bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.

Perwakilan BKOW Kaltim, Dr. Hj. Meiliana turut memberikan pesan motivasi kepada para WBP. Ia mengajak para perempuan untuk tidak menyerah pada keadaan dan percaya bahwa setiap hari adalah kesempatan baru untuk berubah.

Suasana kunjungan berubah semakin hangat ketika Bu Meiliana mengajak WBP bernyanyi lagu “Bento” bersama, disambut antusias para warga binaan. Keceriaan berlanjut ketika seluruh ruangan ikut berjoget dengan lagu “Labelo”, menciptakan momen kebahagiaan yang jarang mereka dapatkan.

Rombongan kemudian meninjau kegiatan pembinaan keterampilan yang ada di Lapas, termasuk kerajinan tangan dan produksi roti yang dikerjakan para WBP. Produk-produk kerajinan seperti gantungan kunci dan dompet bermotif Dayak mendapat apresiasi tinggi dari para tamu, bahkan turut dibeli sebagai bentuk dukungan atas kreativitas dan ketekunan warga binaan.

Kepala DP3A Kaltim menegaskan bahwa sinergi pemerintah, organisasi perempuan, dan lembaga pemasyarakatan sangat penting untuk memperkuat pemberdayaan perempuan, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan.

“Kami ingin memastikan bahwa perempuan di mana pun berada tetap memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkap Soraya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh jajaran, sebelum rombongan kembali ke Samarinda. (ME)

 

What's your reaction?