KALTARAUtama

Nusron Wahid Beri Penghargaan
74 Pihak yang Berperan dalam Pencegahan Tindak Pidana Pertanahan Tahun 2025

NUSANEWS.CO.ID – JAKARTA.  Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan pin emas dan piagam penghargaan kepada 74 pihak yang berperan dalam pencegahan dan penyelesaian tindak pidana pertanahan. Penghargaan tersebut diserahkan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

“Kami berterima kasih kepada Bapak/Ibu di APH. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlangsung. Kita harus konsisten berkolaborasi sekaligus tegas dalam penindakan,” ujar Menteri Nusron dalam sambutannya.

Penghargaan diberikan kepada jajaran Kementerian ATR/BPN, Kepolisian, Kejaksaan, serta masyarakat yang berani melaporkan indikasi kejahatan pertanahan. Terdapat tiga kategori penerima: Satgas dengan Capaian Melebihi Target Operasi (910 orang), Masyarakat Berani Melapor (6 orang), dan Anugerah Dharma Bakti (2 orang).

Di hadapan para penerima penghargaan, Menteri Nusron mengungkap capaian signifikan dalam penindakan mafia tanah sepanjang 2025. Dari target 107 kasus, 90 kasus berhasil diselesaikan, dengan 185 tersangka yang telah ditetapkan. “Kita juga berhasil menyelamatkan 14.315 hektare aset tanah,” ujarnya.

Berdasarkan Zona Nilai Tanah (ZNT), nilai aset yang berhasil diamankan mencapai Rp23,3 triliun. Menteri Nusron menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam Satgas Anti-Mafia Tanah.

Dalam acara tersebut, Menteri Nusron turut didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Iljas Tedjo Prijono, serta Ketua Satgas Anti-Mafia Tanah yang juga Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Pertanahan Hendra Gunawan.

Penyematan pin dan penyerahan penghargaan dilakukan oleh beberapa pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Suharto, Plt. Wakil Kepala Jaksa Agung Asep Nana Mulyana, Wakil Menteri Hukum Edward Omar Syarief Hiarie, serta Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Syahardiantono. (*/dim/adv)

What's your reaction?