NUSANEWS.CO.ID-SAMARINDA. Suasana meriah terasa di SMAIT Granada Samarinda saat Granada Festival (GRAFEST) 3.0 resmi dibuka pada Rabu (24/9/2025). Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Agus Salim Razak, M.Pd, pada pukul 09.20 WITA, dan akan berlangsung hingga Minggu (28/9).
GRAFEST merupakan agenda besar tahunan yang digagas oleh SMAIT Granada sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, meningkatkan prestasi, mempererat silaturahmi, serta mengembangkan bakat dan minat. Kegiatan ini juga selaras dengan visi sekolah, yaitu mencetak generasi saleh, berilmu, dan berjiwa pemimpin, serta mendukung visi Kalimantan Timur menuju Generasi Emas.
Tahun ini, GRAFEST diikuti oleh 144 peserta dari 18 sekolah tingkat SMP se-Kota Samarinda. Mereka akan berkompetisi dalam berbagai perlombaan, mulai dari Mading 3D, Cerdas Cermat, Story Telling, Master of Ceremony (MC), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), hingga Poster Digital. Setiap cabang lomba dirancang untuk mengasah keterampilan berpikir kritis, menumbuhkan kreativitas, serta membangun rasa percaya diri siswa.
Selain perlombaan, GRAFEST juga menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung. Bazar dengan beragam tenant makanan dan minuman murah meriah turut memeriahkan suasana. Tidak hanya itu, hadir pula komunitas literasi Book Party yang menyediakan buku bacaan untuk pengunjung, serta Photoverse yang membuka photobooth agar setiap momen festival dapat diabadikan.
Puncak acara akan ditandai dengan Talkshow Nasional bertema “Voices of New Era: Empowering the Next Generation” bersama influencer pendidikan, Farhan Jijima. Talkshow ini diharapkan menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda untuk berdiskusi tentang peran mereka menghadapi tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Agus Salim Razak, M.Pd, menegaskan pentingnya acara ini sebagai sarana pembentukan karakter siswa. “GRAFEST bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, mengasah kreativitas, dan menumbuhkan semangat kepemimpinan. Kami ingin siswa-siswi belajar berproses, berani tampil, dan tetap menjunjung nilai akhlak mulia dalam setiap langkahnya,” ujarnya.
Melalui Granada Festival, SMA IT Granada berharap mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bermanfaat bagi siswa internal sekolah, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di Kota Samarinda dan Kalimantan Timur secara umum. (ME)




















