NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. Tim Visitasi Kolegium Urologi Indonesia melakukan kunjungan resmi ke Kalimantan Timur pada 16–17 November 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk menilai kesiapan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) dan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (FK Unmul) dalam pengajuan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Urologi.
Senin (17/11) setelah berkunjung ke Fakultas Kedokteran Universigtas Mulawarman, Ketua Kolegium Urologi Indonesia, Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Dr. dr. Syarif, SpU(K), MHPE, dan dr. Fikri Rizaldi, SpU(K) berkunjung ke RSUD AW Sjaharanie Samarinda. Sebelum tour rumah sakit yang didampingi didampingi KSM Urologi RSUD AWSjahranie, dr Boyke Soebhali, SpU(K), kunjungan ini juga diterima langsung oleh Plt Direktur RS AWSjaharanie, dr Indah Puspitasari dan Wakil Direktur SDM dan Diklatlit, Masitah selaku penanggungjawab kegiatan ini.
Dalam kunjungan tersebut Ketua Tim Visitasi, Prof Chaidir, menjelaskan bahwa Kolegium Urologi merupakan satu dari 81 kolegium yang dibentuk berdasarkan undang-undang terbaru tahun 2024. Ia menegaskan bahwa visitasi ini merupakan proses konsultatif untuk mendukung pembentukan pusat pendidikan baru di daerah.
“Kami datang untuk melihat kesiapan AWS dan Unmul. Tim urologi di AWS sudah sangat solid dengan lima dokter, bahkan beberapa telah menjadi pembicara internasional, termasuk dr Boyke yang kerap menjadi pembicara dalam ajang internasional. Ini menunjukkan kapasitas yang baik untuk membuka PPDS,” ungkapnya.
Menurut Prof. Chaidir, pendirian program urologi di daerah seperti Kalimantan Timur penting untuk mempercepat pemerataan pelayanan. Ia juga menyoroti besarnya peran urologi, termasuk dalam transplantasi ginjal, sehingga kebutuhan akan subspesialisasi makin meningkat. “Kementerian Kesehatan juga mendorong pembentukan subspesialisasi agar pelayanan semakin berkualitas. Harapan kami, AWS dapat berkembang menjadi salah satu pusat layanan dan pendidikan urologi di Kalimantan Timur,” tambahnya.
Ia juga menyebut pemilihan RS AWS juga melihat performance dr Boyke yang sudah kelas Internasional sehingga kedepan untuk pelayanan Urologi, warga Kaltim tidak lagi pergi pergi ke tetangga Malaysia, bila perlu mereka yang datang ke Kaltim.
Plt Direktur RSUD AWS, dr. Indah Puspitasari, menyampaikan bahwa sebagai rumah sakit rujukan terakhir di Kaltim, AWS memiliki tanggung jawab besar untuk menyediakan layanan komprehensif untuk seluruh kasus yang dirujuk.
“Kami harus mampu menyelesaikan semua kasus yang datang. Karena itu, program pendidikan spesialis urologi menjadi kebutuhan agar nantinya distribusi dokter dapat menjangkau daerah-daerah 3T,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa AWS telah menjadi lahan pendidikan bagi beberapa PPDS lain, sehingga infrastrukturnya cukup siap untuk mendukung pendidikan spesialis urologi.
“Kami akan mempersiapkan ini bersama FK Unmul. Harapannya, semakin banyak ahli urologi dapat dilahirkan di Kaltim, dan penyebarannya lebih merata,” tegas dr. Indah.
Dengan adanya rangkaian visitasi ini, RSUD AWS dan FK Unmul berharap proses verifikasi dapat segera dilanjutkan hingga memperoleh persetujuan pembukaan PPDS Urologi, yang nantinya menjadi program spesialis urologi pertama di Kalimantan Timur. Program ini diharapkan mampu memperkuat layanan rujukan, meningkatkan kualitas SDM kesehatan, dan menghadirkan pelayanan urologi yang lebih merata hingga wilayah terpencil di Kaltim.
Dalam kunjungan ini, Prof Chaidir dan tim juga memberikan dukungan untuk terhadap program Prestasi Diklat PKN II yang digagas oleh wadir SDM Diklatlit RSUD AWS, Masitah. “Semoga lancar dan selaras dengan tujuan membuat prodi ini yaitu memperkuat SDM khususnya pemenuhan kebutuhan Sp. Urologi khususnya di Kaltim.
Untuk diketahui, salah satu dokter spesialis urologi di RSUD AWSjaharanie kerap menjadi pembicara diajang internasional, dr Boyke Soebhali yang sejak 2018 kerap tampil sebagai pembicara pada seminar international. Diantaranya, Pembicara pada European Urological Association (EAU) 2018, dengan topik “Flexible Ureteroscopy, How to Make It Last Longer”, Kopenhagen, Denmark, 16 Maret 2018. Pembicara pada Boston Scientific Urology Stone Forum, dengan topik “Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS)”, Penang, Malaysia, 5–6 Juli 2019. Pembicara dalam webinar Boston Scientific Endourology Masterclass II, Kidney Stone Treatment, dengan topik “ECIRS, Best of Both Worlds”, 4 September 2020. Pembicara pada British Association of Urological Surgeon (BAUS) Virtual Annual Meeting dengan topik “Reconstruction Following Iatrogenic Injections into the Penis”, 21 Juni 2021. Pembicara pada Asian Urological Society on Endoluminal and Technology (AUSET) dengan topik “Supine PCNL, why and how I do it”, 26 Maret 2022. Pembicara pada European Urological Association Meeting (EAU) dengan topik “Sclerosing Lipogranuloma of the Penis”, Milan, 10 Maret 2023. Pembicara pada 14th International Symposium dengan topik “Bilateral RIRS: How to do it safely?” Singapura, 25–28 Juli 2024. Pembicara pada Asian Urological Society of Endoluminal Surgery & Technology (AUSET) dalam acara The 22nd Urological Association of Asia Congress. 14–17 Agustus 2025, Taiwan. (ME)



















