KALTIMUtama

Inspektorat Samarinda Perkuat Pendampingan RSUD IA Moeis Menuju Predikat WBK

NUSANEWS.CO.ID- SAMARINDA. INSPEKTORAT Kota Samarinda terus mengintensifkan pendampingan terhadap RSUD IA Moeis dalam upaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN-RB. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas.

Ketua Tim Pendampingan Zona Integritas (ZI) Inspektorat Kota Samarinda, Siti Noor Aini, menyampaikan bahwa pengawalan tahun ini dilakukan lebih komprehensif dibanding sebelumnya. Seluruh aspek pembangunan ZI diperiksa secara detail, mulai dari kelengkapan dokumen hingga kesesuaian implementasi di lapangan.

Menurutnya, rumah sakit milik pemerintah tersebut dinilai memiliki kesiapan yang cukup baik untuk melangkah ke tahap pengusulan. Sejumlah pembenahan telah dilakukan, terutama dalam penguatan sistem pengawasan internal dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Pendampingan difokuskan pada enam area perubahan utama, meliputi manajemen perubahan, tata laksana, manajemen SDM, akuntabilitas kinerja, pengawasan, serta pelayanan publik. Inspektorat memastikan setiap indikator dipenuhi secara menyeluruh agar tidak ada celah dalam proses evaluasi.

Dalam aspek pengawasan, pengendalian gratifikasi dan pencegahan benturan kepentingan menjadi perhatian serius. Selain itu, mekanisme pengaduan masyarakat turut dievaluasi agar berjalan transparan dan responsif. Seluruh pegawai, dari jajaran manajemen hingga petugas pelayanan, diharapkan memiliki komitmen yang sama dalam membangun budaya kerja berintegritas.

Di sisi pelayanan, RSUD IA Moeis juga melakukan berbagai inovasi, termasuk optimalisasi sistem antrean berbasis digital dan penguatan aplikasi internal untuk mendukung efektivitas kerja. Inspektorat menekankan pentingnya pencatatan dan pengukuran dampak inovasi sebagai bagian dari evidence penilaian WBK.

Proses pendampingan berlangsung selama lebih dari dua pekan pada Maret 2026, dengan metode pemeriksaan dokumen, validasi lapangan, serta wawancara langsung kepada pegawai dan pengguna layanan.

Inspektorat optimistis, dengan pemenuhan seluruh komponen dan penguatan berkelanjutan di setiap area perubahan, RSUD IA Moeis memiliki peluang besar untuk meraih predikat WBK tahun ini dan semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan di Kota Samarinda. (adv/mei)