NUSANEWS.CO.ID- SAMARINDA. Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 dengan menggelar KPTA Samarinda Cup 2026, Kamis (5/2/2026). Kegiatan olahraga tenis tersebut berlangsung di Lapangan Tenis Etam Prima, Kantor PTA Samarinda, dan diikuti aparatur peradilan agama se-Kalimantan Timur.
Pembukaan rangkaian HUT ini dihadiri langsung Ketua PTA Samarinda H. Mame Sadafal mendampingi Ketua Muda Agama Mahkamah Agung RI Dr. H. Yasardin serta Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Sutarno.
Dalam sambutannya, Ketua PTA Samarinda H. Mame Sadafal menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-45 tidak hanya diisi dengan kegiatan olahraga, tetapi juga berbagai agenda strategis, termasuk sosialisasi regulasi terbaru Mahkamah Agung.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan sekaligus mempererat silaturahmi, khususnya bagi satuan kerja yang lokasinya cukup jauh seperti Tanjung Redeb dan Sendawar,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sosialisasi Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 4 Tahun 2025, yang mengatur kewenangan Pengadilan Agama dalam menangani sengketa antara lembaga keuangan syariah dan debiturnya.
Sementara itu, Ketua Muda Agama Mahkamah Agung RI, Dr. H. Yasardin, menyebutkan bahwa momentum ulang tahun seharusnya menjadi ajang evaluasi kinerja seluruh jajaran peradilan agama.
“Melalui evaluasi, kekurangan dapat direncanakan perbaikannya ke depan. Harapannya, satuan kerja yang belum meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dapat segera mencapainya,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan alasan Mahkamah Agung memilih olahraga tenis melalui Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) sebagai bagian dari pembinaan aparatur.
“Dalam tenis ada banyak pelajaran. Saat menang tidak boleh berbangga diri, dan saat kalah tidak berkecil hati. Dibutuhkan strategi untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Selain kegiatan olahraga, rangkaian HUT ke-45 PTA Samarinda juga diisi dengan sosialisasi Perma Nomor 4 Tahun 2025 terkait kewenangan baru Pengadilan Agama dalam penyelesaian sengketa pembiayaan dan keuangan syariah. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis malam (5/2) di Hotel Mercure Samarinda.
Dalam agenda sosialisasi tersebut, PTA Samarinda mengundang Gubernur Kalimantan Timur, serta berbagai pemangku kepentingan, antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, unsur pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
Rangkaian kegiatan HUT ke-45 ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-lembaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan peradilan agama di Kalimantan Timur. (mei)












