KALTIMUtama

Fohoway Vaganza Samarinda Dorong Gaya Hidup Sehat dan Peluang Bisnis

SAMARINDA – Fohoway Vaganza digelar di Hotel Five Premiere Samarinda, Minggu (8/2). Kegiatan ini dihadiri ratusan warga Samarinda yang antusias mengikuti edukasi kesehatan sekaligus melihat peluang bisnis di bidang terapi dan wellness berbasis bioteknologi.

CEO Fohoway Asia Pasifik (ASPAC), Nicholas Zhang, menyampaikan bahwa kehadiran Fohoway di Samarinda merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat hidup lebih sehat sekaligus mandiri secara ekonomi.

“Fohoway hadir untuk semua kalangan. Kami ingin membantu orang tua agar lebih sehat, keluarga lebih berkualitas, dan masyarakat memiliki masa depan yang lebih baik. Tidak hanya kesehatan, kami juga menyediakan sistem bisnis yang memungkinkan siapa pun, termasuk yang belum berpengalaman, untuk bisa sukses bersama,” ujar Nicholas Zhang.

Ia menambahkan, Samarinda menjadi wilayah strategis dalam pengembangan jaringan Fohoway di Indonesia. Saat ini, Fohoway telah memiliki ribuan pusat terapi di berbagai daerah dan menargetkan pembukaan ratusan center baru dalam beberapa tahun ke depan.

“Samarinda memiliki potensi besar. Dengan semangat kebersamaan, kami yakin masyarakat di sini bisa berkembang dan sukses bersama Fohoway,” katanya.

Sementara itu, Marketing Director Fohoway Indonesia, Andi Akmar, menjelaskan bahwa Fohoway merupakan perusahaan bioteknologi multinasional yang berdiri sejak 2007 dan berbasis di Rusia. Fohoway mengembangkan produk kesehatan dan kecantikan berbasis pengobatan tradisional Tiongkok yang dipadukan dengan teknologi modern.

“Produk unggulan kami adalah Portable Magic Device (PMD), alat terapi multifungsi 4-in-1 yang menggabungkan bioelektrik, vakum, panas, dan inframerah. Alat ini membantu terapi saraf, stroke, asam urat, serta perawatan kecantikan,” jelas Andi.

Menurutnya, produk Fohoway dirancang untuk meningkatkan imunitas tubuh, metabolisme, serta menjaga kesehatan secara menyeluruh dengan pendekatan preventif dan terapi non-obat.

Kesaksian juga datang dari salah satu mitra Fohoway, Sulaiman, yang telah bergabung hampir satu tahun. Ia mengaku jaringan Fohoway telah berkembang luas, tidak hanya di Samarinda, tetapi juga Balikpapan, Bontang, Sangatta hingga Sulawesi.

“Awalnya saya juga orang biasa. Tapi setelah bergabung, saya melihat langsung banyak orang yang tadinya putus asa dengan kondisi kesehatannya, kini bisa kembali sehat. Bahkan ada yang bertahun-tahun bergantung pada obat, setelah terapi kondisinya membaik,” ungkap Sulaiman.

Selain manfaat kesehatan, Sulaiman menilai sistem bisnis Fohoway memberikan peluang ekonomi yang menjanjikan.

“Kami bisa menjadi mitra sebagai member atau membuka center terapi. Saat ini jaringan saya sudah ada di Penajam dan dua center di Samarinda, dan akan bertambah setelah acara ini,” tambahnya.

Melalui Fohoway Vaganza, perusahaan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat sekaligus membuka peluang usaha berbasis terapi kesehatan yang berkelanjutan di Kalimantan Timur. (*/Mei)