KALTIMNusantaraUtama

Kaltim Bangun Jejaring Laboratorium Terintegrasi Lewat SELARAS

NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. Tidak hanya rumah sakit dan puskesmas, penguatan sistem kesehatan juga membutuhkan dukungan laboratorium yang andal dan saling terhubung. Karena itu, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur memperkuat jejaring laboratorium kabupaten dan kota melalui program Sinergi Laboratorium dalam Kolaborasi Strategis (SELARAS).

Program SELARAS diluncurkan secara daring oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. Jaya Mualimin, pada 18 Juni 2026. Peluncuran tersebut menjadi langkah awal untuk membangun jejaring laboratorium yang lebih terkoordinasi, sekaligus memperkuat mutu pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.

Melalui program ini, penguatan tidak hanya dilakukan pada kapasitas masing-masing laboratorium, tetapi juga diarahkan pada sistem rujukan, pemanfaatan sumber daya, peningkatan kompetensi sumber daya manusia hingga tata kelola pelayanan yang sesuai dengan standar nasional.

Pasca peluncuran SELARAS, UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Kaltim kemudian melakukan pembinaan dan penguatan jejaring ke laboratorium kesehatan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan laboratorium di daerah. Selain memperkuat koordinasi, pembinaan juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi serta mencari solusi secara bersama.

Sejumlah aspek teknis turut menjadi perhatian, mulai dari penerapan sistem mutu laboratorium, peningkatan kompetensi tenaga laboratorium, optimalisasi peralatan, mekanisme rujukan spesimen hingga pemanfaatan teknologi informasi.

Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Yunus, mengatakan penguatan jejaring laboratorium membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

“Penguatan laboratorium tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Tetapi dibutuhkan kolaborasi, komunikasi dan komitmen seluruh laboratorium kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas, merata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, SELARAS diharapkan mampu menciptakan hubungan yang lebih kuat antarlaboratorium sehingga masing-masing fasilitas dapat saling mendukung dalam memberikan pelayanan pemeriksaan kepada masyarakat.

“Melalui SELARAS, Kalimantan Timur diarahkan memiliki jejaring laboratorium kesehatan yang semakin terhubung dan mampu saling memperkuat, sehingga pelayanan pemeriksaan laboratorium dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat,” ucap Yunus.

Penguatan jejaring tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu pemeriksaan, tetapi juga mendukung pelayanan yang lebih cepat, tepat dan akurat.

Dengan terbentuknya jejaring yang semakin solid, laboratorium kesehatan di kabupaten dan kota di Kaltim diharapkan mampu mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki, sekaligus saling mendukung dalam menghadapi kebutuhan pemeriksaan kesehatan masyarakat.

SELARAS pun menjadi salah satu langkah Dinas Kesehatan Kaltim dalam mendorong transformasi pelayanan laboratorium melalui semangat kolaborasi, sehingga kualitas layanan kesehatan dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (MEI)