KALTIMUtama

Perkuat Upaya Preventif
Pengurus YJI Kaltim 2025–2030 Resmi Mengemban Tugas Baru

NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Kalimantan Timur resmi memiliki jajaran pengurus baru untuk periode 2025–2030. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Jenderal YJI Pusat, Rezka Oktoberia, pada Kamis (11/12) di Aula Dispora Kaltim, Kota Samarinda. Momen ini menandai babak baru penguatan gerakan pencegahan penyakit jantung di Bumi Etam.

Ketua YJI Kaltim yang baru dilantik, Hj. Wahyuni Seno Aji, menegaskan bahwa pelantikan kali ini bukan sekadar prosesi administratif, melainkan momentum menyusun langkah strategis memperluas edukasi kesehatan jantung. Ia menyoroti meningkatnya risiko penyakit jantung akibat perubahan gaya hidup modern dan menekankan perlunya pendekatan pencegahan yang lebih sistematis, terutama bagi masyarakat di daerah pelosok.

“Kami ingin lima tahun ke depan menjadi fase penguatan edukasi dan deteksi dini, agar layanan kesehatan jantung dapat dirasakan merata hingga kawasan terpencil,” tegasnya.

Sekjen YJI Pusat, Rezka Oktoberia, yang hadir bersama Wakil Sekjen YJI, Novi Purqanawanti, menyampaikan bahwa YJI selama 44 tahun telah menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyakit jantung di Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, YJI telah membantu 171 anak dengan penyakit jantung bawaan untuk menjalani operasi, sementara 186 anak lainnya masih menunggu penanganan. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada keluarga yang terbebani sendirian oleh tingginya biaya pengobatan penyakit jantung.

Rezka juga menyampaikan tiga arahan utama bagi pengurus YJI Kaltim:

  1. Memperkuat gerakan preventif dan edukasi, termasuk kampanye bahaya rokok dan vape bagi anak-anak.
  2. Memperluas jejaring kemitraan, melibatkan pemerintah, fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, hingga komunitas olahraga.

  3. Mendorong inovasi penggalangan dana, agar lebih banyak pasien yang bisa terbantu.

“Menyelamatkan satu nyawa, berarti menyelamatkan satu umat manusia,” ujarnya.

Wakil Gubernur Dorong Sinergi Menuju Generasi Emas

Wakil Gubernur Kaltim, H Seno Aji, yang hadir menyaksikan pengukuhan, menyampaikan harapannya bahwa YJI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi Generasi Emas Kaltim. Menurutnya, kesehatan jantung adalah fondasi penting dalam pembangunan kualitas SDM.

Ia menambahkan bahwa meningkatnya usia harapan hidup masyarakat Kaltim—dari 74 tahun pada 2021 menjadi 79 tahun—tidak lepas dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk berolahraga, termasuk melalui senam jantung sehat.

Wagub juga mendorong YJI untuk memanfaatkan teknologi digital dalam kampanye hidup sehat dan meningkatkan literasi kesehatan jantung di seluruh lapisan masyarakat. “Kami meyakini YJI Kaltim mampu berperan besar dalam menciptakan masyarakat yang lebih bugar dan produktif,” ujarnya.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh pengurus sebagai langkah awal penyusunan program kerja periode 2025–2030. Agenda ini menjadi fondasi awal untuk memperkuat strategi, kolaborasi, dan inovasi dalam mendorong masyarakat Kaltim hidup dengan jantung yang lebih sehat.  (LM)

What's your reaction?