KALTIMUtama

Pemkot Samarinda Perkuat Pengawasan Program MBG
Dinkes Gelar Monitoring dan Evaluasi

NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Menuju Badan Gizi (MBG) di Hotel Royal Park Samarinda, Jumat (28/11). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Balai Besar POM Samarinda, Korwil BGN wilayah Samarinda, jajaran Kesmas, Kepala SPPG, bidang gizi, serta perwakilan puskesmas bidang kesehatan lingkungan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program MBG yang telah berjalan hampir 10 bulan merupakan salah satu program prioritas nasional di bidang kesehatan.

“Monitoring dan evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa implementasi MBG berjalan sesuai arah kebijakan nasional. Program ini adalah mandatori, dan kita sebagai bagian dari pemerintah daerah berkewajiban untuk menyukseskannya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa koordinasi pelaksanaan MBG di Samarinda sejauh ini berjalan baik. “Kami bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing, dan sebagai bagian dari Satgas MBG, kami berada di bawah koordinasi langsung Wali Kota Samarinda,” jelasnya.

Meskipun pelaksanaannya sempat menuai pro dan kontra, dr. Ismed menegaskan bahwa Pemkot tetap berkomitmen penuh. “Suka tidak suka, program ini harus kita jalankan dengan maksimal. Anggarannya berada di Badan Gizi Nasional, sementara kami memastikan pengawasan lapangan tetap optimal,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi risiko keamanan pangan di sekolah, Dinas Kesehatan telah membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) yang didukung layanan Dokter On Call. Ia juga menyampaikan bahwa Dinkes telah menerbitkan sertifikat laik higiene dan sanitasi bagi penyelenggara pangan sekolah. “Dari 24 SPPG yang terdaftar, sebanyak 16 telah memenuhi persyaratan. Kita semua harus satu wajah dan satu komitmen untuk mensukseskan MBG,” tegasnya.

Saat ini, program MBG telah berjalan di 177 sekolah se-Kota Samarinda.

Kepala Balai Besar POM Samarinda, Agung Kurniawan, menegaskan komitmen lembaganya dalam memastikan keamanan pangan selama program berlangsung. “Balai POM memiliki peran strategis dalam pengawasan keamanan pangan melalui inspeksi, sampling, dan edukasi. Kami mendukung penuh agar pelaksanaan MBG berjalan aman dan sesuai standar,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator MBG Kota Samarinda, Haryono, menyampaikan bahwa kolaborasi seluruh unsur pelaksana merupakan kunci keberhasilan program. “MBG tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah kota, sekolah, SPPG, puskesmas, hingga masyarakat. Kami terus melakukan pendampingan, pembinaan, dan monitoring di seluruh sekolah yang telah menjalankan program ini,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa evaluasi rutin seperti ini penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pangan di sekolah. “Harapannya, melalui evaluasi ini kita dapat memperbaiki hal-hal teknis di lapangan agar keamanan, kualitas, dan ketepatan pelayanan pangan kepada anak-anak tetap terjaga,” ungkapnya. (ME)

 

What's your reaction?