Utama

Dinkes Samarinda Percepat Penerbitan SLHS
Dukung Program Makan Bergizi Gratis 2025

NUSANEWS.CO.ID – SAMARINDA. Dinas Kesehatan Kota Samarinda mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/C.I/4202/2025 yang mewajibkan seluruh SPPG memenuhi standar higiene dan sanitasi sebelum beroperasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih, menegaskan bahwa seluruh proses penerbitan SLHS dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. “Semua berjalan sesuai prosedur penerbitan SLHS. Yang terbit telah memenuhi syarat dan ketentuan,” ujarnya. Proses ini dilaksanakan oleh Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dengan dukungan tenaga fungsional kesehatan lingkungan dari puskesmas.

Setiap SPPG diverifikasi melalui pemeriksaan dokumen, denah dapur, sertifikat kursus penjamah pangan, penilaian sampel air, makanan, serta kebersihan alat. Pemeriksaan kesehatan penjamah juga meliputi tes tuberkulosis, hepatitis A, hingga rectal swab, yang semuanya harus memenuhi standar. Selain itu, fasilitas pengolahan makanan juga melalui inspeksi kesehatan lingkungan jasaboga untuk memastikan seluruh proses pengolahan berjalan aman dan higienis.

Hingga 25 November 2025, sebanyak 16 SPPG di Kota Samarinda telah mendapatkan SLHS. SPPG tersebut meliputi unit pelayanan di wilayah Samarinda Ulu, Gunung Kelua, Loa Janan Ilir, Air Putih, Air Hitam, Mugirejo, Lok Bahu, Gunung Lingai, Bugis, Pasar Pagi, hingga Sempaja dan Baqa. Dengan terbitnya sertifikat ini, fasilitas tersebut dinyatakan layak dan memenuhi standar penerapan higiene sanitasi dalam penyediaan makanan bagi peserta program MBG.

Saat ini, tercatat 34 SPPG terdaftar di Samarinda, dengan 24 unit yang telah beroperasi. Dinas Kesehatan memastikan proses percepatan akan terus dilakukan agar seluruh SPPG memenuhi persyaratan dan siap memberikan layanan makanan bergizi yang aman bagi masyarakat. (nan)

What's your reaction?