NUSANEWS.CO.ID-SAMARINDA. Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pelayanan Kesehatan 2025 di Samarinda, 17–19 September. Kegiatan ini mempertemukan perwakilan Dinkes kabupaten/kota, rumah sakit, puskesmas, laboratorium, hingga organisasi kesehatan terkait.
Ketua Panitia, dr. Erwin Suherman, menjelaskan Rakor bertujuan menyosialisasikan regulasi terbaru Kementerian Kesehatan, menyelaraskan program pusat dan daerah, serta mengevaluasi capaian layanan kesehatan sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim menegaskan Rakor ini bukan sekadar forum formal, melainkan momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Transformasi kesehatan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus menjadi kerja bersama. Rakor ini adalah wadah untuk menyamakan langkah, memperkuat sinergi, dan mencari solusi bersama atas kendala di lapangan,” ujarnya.
Senada, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kaltim, dr. Ronny Setiawaty, menekankan pentingnya tindak lanjut konkret. “Harapan kami, hasil Rakor tidak berhenti pada diskusi, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan,” katanya.
Agenda Rakor membahas beragam isu, mulai dari kompetensi layanan rumah sakit, integrasi layanan primer, penjaminan mutu laboratorium, pelayanan tradisional, hingga evaluasi program kesehatan daerah.
Dengan dukungan APBD 2025, Rakor ini diharapkan melahirkan kesepahaman dan komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Kalimantan Timur. (ME)
—




















