NUSANEWS.CO.ID- SAMARINDA. PELUANG untuk anak-anak Kaltim yang ahli dalam bidang IT. Pemprov Kaltim sedang membuka wacana untuk untuk pengembangan aplikasi transportasi daring sendiri yang akan dikelola perusahaan daerah (Perusda). Tentu saja tujuannya untuk memberdayakan SDM di Kaltim yang saat ini banyak menjadi driver online, baik itu roda dua maupun roda empat. Usulan ini kini tengah dikaji secara komprehensif sebagai upaya memperkuat kemandirian digital daerah sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, mengungkapkan, gagasan tersebut telah mendapat dukungan positif dari berbagai pihak, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) dan Komisi II DPRD Provinsi Kaltim. “Kita akan segera kaji peluangnya, sejauh mana Perusda bisa mengembangkan aplikasi ini,” ucapnya baru-baru ini.
Menurutnya, pengembangan aplikasi transportasi daring berbasis lokal akan sangat bergantung pada ketersediaan tenaga-tenaga terampil, khususnya di bidang teknologi informasi. Namun ia optimistis, Kaltim memiliki talenta yang memadai untuk mewujudkan rencana tersebut.
Ia juga menegaskan, tujuan utama menghadirkan aplikasi ini adalah untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi kesejahteraan mitra pengemudi lokal. Di sisi lain, keberadaan aplikasi milik daerah diharapkan dapat menjadi sumber PAD baru bagi Kaltim.
“Kita butuh tenaga-tenaga IT yang handal di daerah, tapi saya yakin Kaltim mampu. Kajian teknis akan segera kita susun, dan jika memungkinkan, Perusda bisa segera membuat satu aplikasi baru. Muaranya pertama tentu untuk kesejahteraan mitra-mitra pengemudi, dan yang kedua untuk menambah PAD daerah,” tegasnya.
Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi Pemprov Kaltim dalam membangun ekosistem transportasi daring yang mandiri dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan kepentingan daerah serta pelaku usaha lokal. (




















