
Samarinda – Minggu (2/2) lalu sekitar 1500 massa turun ke jalan, mereka menyerukan solidaritas terhadap penderitaan saudara muslim di Palestina yang digagas oleh Forum Solidaritas Muslim Palestina.
Pukul 08.00 rombongan yang lebih banyak kaum hawa ini berkumpul di Masjid Nurul Mukminin Pemprov Kaltim di Jalan Kinibalu Kelurahan Bugis Kota Samarinda turun memutari sepanjang jalan kawasan perkotaan sambil berorasi.
Hampir semua membawa selebaran maupun tulisan sebuah keprihatinan akan gencatan senjata yang dilakukan Israel dan membuat ribuan warga Palestina tersiksa.
Aksi ini tak hanya di Samarinda, tetapi aksi yang sama juga terjadi di Balikpapan, Paser dan PPU. Bahkan termasuk Kalsel.
Hamdani, penanggung jawab kegiatan ini mengungkapkan,
Untuk di Kaltim tahun 2025 ini yang pertama.
Maksud kegiatan ini adalah bagian dari syiar dakwah opini publik, baik bagi yang ikut aksi maupun masyarakat yang melihat langsung atau tidak langsung.
“Alhamdulillah ini masa yang terbesar. Lebih dari 1500. Kalau hitungan sederhana ibu-ibu dan remaja lebih dari 1000, sementara bapak-bapak sekitar 500 orang.
Pada saat yang sama juga ada aksi yang sama seperti di Balikpapan,Paser,PPU. Bahkan kalau dibuka lagi data kita, di Kalsel juga mengadakan aksi serupa,” jelas Hamdani.
Dikatakannya, dengan adanya aksi ini, ingin menyentuh kesadaran dan pemikiran serta pemahaman masyarakat muslimin terhadap penderitaan saudara disana (Palestina).
“Bagian bantuan sudah sambil berjalan dan banyak sekali. Alhamdulilah bisa masuk. Namun kita tidak hanya dari sisi bantuan semata, karena kalau tidak diselesaikan dari akarnya, bantuan ini hanya pengobatan sementara. Jangankan kita kaum muslimin, beberapa negara non muslim pun sudah menyadari bahwa serangan itu sangat tidak manusiawi,” lanjut Hamdani.
Dikatakannya pula, setelah kegiatan ini dalam waktu dekat juga akan diadakan Tahrib Ramadhan yang akan digelar konvoi keliling Kota Samarinda. (me)




















