NUSANEWS.CO.ID-SAMARINDA. Program Kabupaten/Kota Sehat di Kalimantan Timur kini diarahkan bukan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota Sehat se-Kaltim yang digelar Pemprov Kaltim di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, 17–18 September 2025. Rakor diikuti Dinas Kesehatan, tim pembina, serta forum kota sehat dari Samarinda, Balikpapan, Bontang, Berau, dan Penajam Paser Utara.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim menyampaikan, program ini bertujuan menciptakan lingkungan bersih, aman, nyaman, dan sehat melalui sinergi pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat. “Program ini bukan semata mengejar penghargaan Swasti Saba, tapi upaya berkelanjutan untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih sehat,” jelasnya.
Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, yang hadir mewakili Gubernur, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Kota sehat harus jadi gerakan bersama, bukan sekadar target penghargaan. Rakor ini menjadi momentum untuk evaluasi sekaligus menyusun langkah konkret ke depan,” tegasnya.
Ia juga mendorong hadirnya inovasi, pemanfaatan teknologi, serta kemitraan dengan swasta dan komunitas lokal untuk memperkuat pembangunan kesehatan berkelanjutan di Bumi Etam.
Dengan dukungan semua pihak, Pemprov Kaltim optimistis program Kabupaten/Kota Sehat bisa menjadi fondasi penting bagi terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan sumber daya manusia unggul.(me)



















